Kamis, 18 September 2014

Teknik budidaya bunga bougenville

Tidak sulit mencari tanaman bunga bougenville di sekitar Anda, karena tanaman satu ini cukup akrab dengan kehidupan manusia. Tanaman berbunga cerah dan rimbun ini biasa menjadi tanaman hias di pekarangan rumah. Karena demikian populer, tidak sulit pula bagi Anda untuk menemukan bibit bunga bougenville di pedagang tanaman di kota Anda.

bibit-bougenville-1 

Tapi bila di rumah Anda sudah berdiri sebuah pohon bougenville dengan usia matang, tidak ada salahnya membuat sendiri bibit bunga bougenville dari indukan milik Anda sendiri. Siapa tahu cara ini justru menjadi kesempatan bisnis kecil-kecilan bagi Anda.

Tanaman yang konon berasal dari Amerika Latin ini termasuk jenis tanaman yang mudah dalam pemeliharaan dan budidaya. Bahkan saking mudahnya, Anda bisa berkreasi dengan beragam jenis tanaman bunga bougenville hingga mendapatkan bibit bunga bougenville dengan aneka warna, bentuk bunga dan daun.
Sebagaimana Anda tahu, bunga bougenville memiliki banyak ragam warna bunga. Aneka warna seperti merah, pink, orange, ungu dan putih tersedia dari jenis bunga bougenville. Uniknya karena sifat tanaman ini yang mudah dalam pembiakan dan perawatan, Anda bisa menggabungkan semua warna tadi dalam satu buah pohon, bahkan membuat bibit bunga bougenvile dengan bunga beragam warna.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah cara membuat bibit bunga bougenville dengan aneka warna bunga tersebut.

1. Siapkan batang utama untuk bibit bunga bougenvile. Pilihlah tangkai dengan ukuran tepat dari indukan yang sudah matang usia. Indukan matang bisa Anda lihat dari batangnya yang bersayat, berliuk dan memiliki bercak-bercak. Bersihkan tangkai yang Anda pilih agar daun dan rantingnya tidak terlalu rimbun. Ada dua cara paling umum dalam membuat bibit bunga bougenville pada bagian batang bawahnya.

a. Kupas tangkai ini hingga lapisan kambium secara melingkar dengan ukuran panjang sekitar 10 cc untuk membuat bibit cangkokan. Kemudian bungkus dengan humus lembab dan bungkus kembali dengan plastik. Diamkan selama 3 minggu untuk mendapatkan akar muda pada cangkokan tersebut.
Untuk mempercepat Anda bisa gunakan pupuk ZPT. Hasil cangkokan bisa Anda tanamkan pada media tanam berupa tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Biarkan hingga tangkai tadi bertunas, baru kemudian jadikan tangkai ini sebagai batang bawah dan tunas ini sebagai cikal bakal tangkai baru.

b. Potong tangkai secara miring tajam. Siapkan media tanam berupa gabungan tanah gembur dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Kemudian masukan dalam pot berukuran kedalaman 30 cm. Masukan batang stek sedalam 10 cm ke dalam adonan tanah, dengan bagian runcing menghadap dalam.
Sertakan pupuk ZPT untuk mengoptimalkan pertumbuhan. Pasang ajir bambu untuk menjaganya tetap tegak dan simpan di tempat yang teduh dan kering, tetapi mendapat pancaran teduh dari sinar matahari pagi selama 2 jam. Pada hari ke 10 biasanya sudah muncul tunas dan akar muda.

2. Tunas-tunas pada bibit bagian bawah inilah yang kemudian nantinya Anda sambung dengan tangkai-tangkai muda dari jenis bougenville aneka warna. Caranya dengan memotong miring pucuk tunas muda dari pohon-pohon bougenville aneka warna. Kemudian sambungkan dengan tunas muda pada batang bawah tadi, pastikan sambungan cukup tepat dan tidak longgar.
Ikat dengan erat dan tutup dengan plastik basah. Ganti plastik setiap 4 hari selama sekitar 15 hari. Pada akhirnya sambungan ini akan kokoh dan mengeras. Pada saat inilah Anda bisa melepas plastik pada sambungan.

3. Untuk perawatan pasca penyambungan, Anda cukup mengurangi suplai air, atau menghentikan sama sekali suplai air selama beberapa hari, hingga daun-daun mengering lebih cepat. Daun mengering ini biasanya dalam 3 -4 hari saja sudah rontok. Sisa dari daun-daun rontok inilah yang nantinya akan menjadi cikal bakal dari pembentukan bunga.
Setelah daun berontokan, Anda bisa siram kembali pohon bougenville. Air inilah yang akan menjadi pemancing tumbuhnya bunga. Karenanya siramlah air hingga tanah sekitar jenuh, karena ini akan memaksimalkan kerimbunan bunga.

4. Bunga Bougenville juga membutuhkan suplai sinar matahari dengan intensitas tinggi untuk mempermudah proses fotosintesis. Karenanya sebaiknya Anda letakan tanaman bunga bougenville ini di tempat terbuka dengan akses sinar matahari secara cukup.

5. Anda bisa menata tampilan rumpun bunga bougenville dengan cara memangkasnya sesuai bentuk yang Anda inginkan. Pemangkasan secara berkala juga sangat baik untuk memunculkan bunga secara maksimal.

6. Pemupukan sebenarnya bukan sebuah keharusan, tapi bunga bougenville bisa tumbuh merumpun bila mendapat suplai yang cukup. Kecukupa pupuk akan membantu menutrisi tanaman dan mengaktifkan tanaman untuk berbunga dengan lebat.

Bagaimana, mudah bukan membuat bibit bunga bougenville. Yang penting Anda tetap menekankan ketekunan dan kesabaran, karena biasanya pekerjaan pembuatan bibit tidak bisa Anda lakukan dengan tergesa-gesa dan berantakan.

Selasa, 16 September 2014

Jenis rumput untuk taman

Walaupun taman bukan komponen utama pada rumah namun taman merupakan elemen penting untuk menciptakan kenyamanan rumah anda. Salah satu tanaman yang biasa digunakan untuk mempercantik taman adalah rumput. Selain untuk keindahan, rumput juga bermanfaat untuk mencegah erosi, mengurangi debu pada tanah dan mengurangi suhu yang tinggi. Ada berbagai macam jenis rumput yang biasa digunakan, diantaranya :

Rumput Gajah

Jenis Rumput Untuk Taman Rumah
Rumput Gajah
Jenis rumput gajah adalah yang paling murah dan bisa hidup meskipun di tempat yang kurang air. Rumput ini mudah tumbuh dan tahan terhadap pijakan kaki, karena itu cocok untuk taman rumah yg sering dijadikan tempat lalu lalang orang. Untuk pemotongannya harus dilakukan setiap 2 minggu sekali. Karena kalau tidak, rumput ini akan terlihat kurang bagus dengan bentuk maupun ukuran daun yang besar dan kasar.

Rumput Gajah Mini
Jenis Rumput Untuk Taman Rumah
Rumput  Gajah Mini
Rumput gajah mini mempunyai daun yang lebih kecil dari pada rumput gajah biasa.  Rumput ini masih bisa tumbuh dengan baik walaupun dengan penyinaran matahari 50%, maka dari itu sangat cocok apabila ditanam di tempat yang sulit dijangkau matahari. Pemotongan dilakukan minimal 1 bulan sekali.

Rumput Jepang
Jenis Rumput Untuk Taman Rumah
Rumput Jepang
Rumput jepang mempunyai karakter daun yang kecil, halus dan memanjang. Rumput ini membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Pemotongan harus dilakukan secara rutin minimal 2 minggu sekali supaya rumput terlihat rapi.

Rumput Babat
Rumput Babat
Rumput babat memiliki karakter daun yang pendek dan halus. Rumput ini biasa digunakan untuk lapangan golf. Kekurangannya dari rumput babat adalah membutuhkan sinar matahari penuh dan harus dipotong rutin minimal 2 minggu sekali.

Sekian artikel mengenai jenis rumput taman yang bisa anda jadikan pilihan untuk membuat taman rumah yang indah. Semoga bisa bermanfaat

Tentang kami ( dekorasi & rental bunga )

Spesifik jasa yang bisa kami lakukan :

1. Rental bunga & tanaman ( untuk kantor, mall, rumah)

2. Dekorasi untuk seminar dan acara

3. Penjualan bunga / tanaman hias (hobby, koleksi, taman)

4. Pembuatan Gardening / taman

5. Maintenance tanaman (Jasa outsourcing tukang kebun)

6. Supplier untuk landscaping (project pembuatan taman kota, pawai mobil hias dl)


Hubungi Kami


Workshop :
Jalan Raya Bandara juanda, km 1.53
Surabaya ( Seberang Gereja )

Kantor :
Istana Mentari E4 / 30
Sidoarjo, 

Nanik : 0812 3148 9063
Andrew : 0813 3077 9884

Senin, 15 September 2014

Perawatan tanaman indoor






senang dengan tanaman? pasti di ruangan Anda pun terdapat tanamanhias yang selain mempercantik ruangan juga sebagai antipolutan atau penepis udara yang tercemar. Agar tanaman indoor terawat, ikuti trik berikut:
Pertahankan Suhu Normal
Pertumbuhan tanaman hias dapat terhenti dan menimbulkan kerusakan dengan suhu yang terlalu rendah atau tinggi. Walaupun rata-rata tanaman indoor dapat menoleransi fluktuasi suhu. Suhu dingin pada malam hari, justru amat diperlukan bagi pertumbuhan tanaman dibanding suhu yang lebih tinggi. Sehingga, aturan praktis menjaga suhu ‘nyaman’ malam hari ialah 10-15 derajat lebih rendah ketimbang suhu normal.
Cahaya
Cahaya matahari tetap diperlukan tanaman indoor untuk pertumbuhannya meskipun berada di dalam ruangan. Cahaya dapat membantu proses fotosintesis, mengubah air mineral menjadi makanan bagi tumbuhan. Tanaman indoor mencari cahaya sehingga tumbuh dalam satu arah. Untuk itu rajinlah memutar tanaman indoor secara berkala. Bawalah keluar ruangan supaya mendapatkan udara segar kurang lebih dua minggu sekali. Hindari paparan sinar matahari langsung ketika perawatan, bahkan 5 menit sekalipun agar daun tanaman tidak hangus.
Air
Rajin menyiram air pada tanaman memang akan membuat subur. Namun khusus tanaman indoor hindari memberi air terlalu sering agar tidak mati. Cukup rasakan kelembapan tanah dalam pot. Berikan air mengalir hingga air keluar dari lubang dasar pot bila tanah cukup kering. Akar tumbuh ke atas jika air hanya membasahi permukaan tanah saja. Upayakan hal itu tidak terjadi agar tanaman tidak rusak.
Kelembapan
AC dapat mengeringkan kelembapan di udara, sehingga tanaman yang ditempatkan dalam ruangan ber-AC harus lebih diperhatikan. Lihatlah ujung daun, apakah berwarna coklat atau tampak layu. Letakkan tanaman di atas nampan yang berisi kerikil basah. Air yang menguap ke atas dari permukaan batu akan menciptakan kelembapan di sekitar tanaman. Ketika menempatkan dua jenis tanaman indoor bersamaan dalam satu ruangan, taruhlah sebuah cangkir yang berisi air di antara keduanya guna menjaga kelembapan satu sama lain. Pasalnya, bila kedua tanaman indoor dibiarkan berdampingan, maka udara yang berhembus dari AC akan menguapkan air dan keduanya saling berebut air yang menguap. Semprotkan air pada daun tanaman.
Ganti Pot
Sebagai makhluk hidup, tanaman berkembang dan akar tanaman tumbuh secara bertahap mengisi pot. Untuk itu tanaman tak dapat tumbuh selamanya di pot yang sama, lakukanlah penggantian pot.
- Gunakan pot dengan ukuran lebih besar dari pot sebelumnya.
- Pastikan ada lubang drainase pada bagian bawah.
- Pilih pot tanaman yang berbahan plastik atau tanah liat. Pot plastik akan menjaga kelembapan dan suhu tanah lebih lama. Sedangkan, pot tanah liat memiliki pori-pori yang mengeluarkan kelebihan air, sehingga menjaga kelembapan dalam kondisi normal.
- Bila ingin mempercantik tampilan pot, Anda dapat menggunakan pot dekoratif yang terbuat dari keramik, logam biasa, kayu, atau rotan. Biasanya, pot dekoratif ini sebagai selubung dari pot plastik atau tanah liat.
- Supaya tampilan ruangan tidak membosankan, letakkan tanaman dengan pelbagai ukuran, mulai dari ukuran mini hingga besar.
- Sesuaikan corak pot dengan interior rumah Anda.-
Tambahkan juga groud cover, bisa berupa batu hias atau pasir di atas pot guna menutupi media tanam.
Pemupukan
Penyuburan tanaman sebaiknya dilakukan dengan intensitas 14 hari sekali. Bagi pertumbuhan batang dan daun, gunakan pupuk yang memiliki keseimbangan nitrogen. Fosfor untuk pertumbuhan akar dan kalium untuk mengokohkan tanaman. Semua unsur ini berguna bagi pertumbuhan tanaman.tipspetani
Pemangkasan
Untuk bentuk tanaman yang sesuai keinginan, lakukanlah pemangkasan. Kegiatan tersebut pun berguna menyingkirkan penyakit pada bagian tanaman.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Tanaman indoor pun tidak terhindar dari hama dan penyakit. Kesegaran tanaman akan berkurang jika dibiarkan. Cegahlah dengan menyemprotkan insektisida pada tanaman 14 hari sekali. Insektisida yang baik tidak memiliki efek samping pada tanaman misalnya neem oil cake.
 
semoga bermanfaat..............................................

Minggu, 14 September 2014

Florist Daunbunga21 rental bunga & dekorasi

Rental tanaman bunga Surabaya Jawa Timur menyediakan aneka tanaman hias untuk taman, perawatan, persewaan, dekor berbagai tanaman adenium, euphorbia, aglaonema, sensivera, toga, gelombang cinta, jemani, mawar, anggrek. 


Melayani rental bunga dan dekorasi untuk seminar, perkantoran, dan wedding. Florist DaunBunga21 merupakan nursery, toko bunga, rental bunga yang berada di kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.


Spesifik jasa yang bisa kami lakukan :

1. Rental bunga & tanaman ( untuk kantor, mall, rumah)
2. Dekorasi untuk seminar dan acara
3. Penjualan bunga / tanaman hias (hobby, koleksi, taman)
4. Pembuatan Gardening / taman
5. Maintenance tanaman (Jasa outsourcing tukang kebun)
6. Supplier untuk landscaping (project pembuatan taman kota, pawai mobil hias dl)


Dekorasi taman dinding batu alam dan jenisnya

Desain dinding taman dengan aksesoris menggunakan batu alam akan memberikan kesan taman yang natural serta sangat elegan. Kesan lain jika Anda menggunakan desain menggunakan batu alam akan terlihat sangat eksotik, karena tekstur batu alam yang tidak teratur serta tak rata memberikan sebuah karya desain yang unik dengan sendirinya dan membuat taman lebih sejuk dan tampak alami.

Jenis-Jenis Batu Alam Untuk Aksesoris Dinding
Sebelum Anda menggunakan batu alam sebagai hiasan dinding tentunya harus mengenali berbagai jenis batu alam yang akan di gunakan sebagai aksesoris taman Anda. Mengetahui jenis-jenis batu alam bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan batu alam model apa yang cocok di pasang untuk ruangan yang akan kita pasang batu alam tersebut.
  1. Batu marmer
Batu alam dengan jenis marmer ini cukup elegan serta mewah jika, di gunakan sebagai penghias taman. Bentuknya yang indah eksotis serta mempunyai serat-serat yang halus dan corak warna alami sangat cocok juga di aplikasikan untuk dekorasi dinding ataupun ornamen taman.

 http://galleryfurniturecibubur.files.wordpress.com/2011/10/marble.jpg
  1. Batu andesit
Batu alam yang cukup elegan untuk penghias dinding berikutnya adalah batuan jenis andesit. Batu jenis andesit ini sudah lama di kenal nenek moyang moyang kita untuk penghias serta mempercantik tampilan rumah. Kata andesit jika dalam bahasa bule “andesite” merupakan nama sebuah wilayah di Eropa yaitu ada di pegunungan Andes. Batu jenis andesit sebenarnya merupakan batu alam yang prosesnya karena proses vulkanologi gunung-gunung aktif.
Bentuknya yang bagus serta elegan batu andesit layak di aplikasikan sebagai aksesoris penghias taman. Walaupun bentuknya sederhana namun batu andesit memiliki keindahan yang natural untuk hiasan taman.

 http://202.67.224.136/pdimage/55/1019855_andesitmerahbintikputihcoating.jpg
  1. Batu tempel (templek)
Batu alam untuk penghias dinding yang natural dan eksotik berikutnya yaitu jenis batu tempel. Dinamakan batu tempel karena dalam aplikasi untuk penghias dinding dengan di tempelkan. Batu tempel saat ini sangat luas penggunaanya untuk aksesoris penghias dinding rumah maupun taman. Meskipun sebuah taman didesain dengan type minimalis yang tidak mengedepankan lekak-lekuk desain ukiran serta aksesoris yang rumit, namun ketika Anda menempatkan batu tempel sebagai hiasan dinding, tetap akan memberikan kesan alami serta cantik.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSXxU-MapxV7mLEg2QH2QHbfeXcNy_DsEopVYtPD5OXiygG7_Na-v7qLdWKEp2B-_iLbKfqw5wUOzDVD47rxQ1l7xHOWUHeQA6yXNXv8CdMwa_CWPCv6wFsWaDj3Tv0RuQLPYixJfRcJQ/s400/Bahn+item.jpg
  1. Batu koral sikat
Jenis batu alam yang lain adalah batu koral sikat. Bato koral jenis ini biasanya memiliki bentuk ciri khas bulat-bulat serta ukurannnya yang kecil. Jenis batu alam ini bisa di aplikasikan untuk mempercantik desain taman dan memberikan kesan alami. Selain untuk taman jenis batu koral sikat ini juga bagus jika di aplikasikan sebagai penghias taman. Tentunya dengan imaginasi serta kreatifitas yang kelas wahid walaupun dengan jenis batu koral sikat akan memberikan kesan mewah serta elegan.

 http://batusikatbali.munjhu.com/images/batu-sikat5.jpg
  1. Batu jenis candi
Batu jenis candi untuk aksesoris penghias dinding sebenarnya materialnya kurang lebih sama dengan jenis batu andesit. Batu jenis ini serupa tapi tidak sama. Yang membedakan jenis bebatuan ini adalah sturktur kekerasan yang berbeda. Batu jenis candi cenderung lebih keras di banding dengan jenis batu andesit, serta bentuknya lebih elegan.
Bebatuan ini karena warnanya yang khas mencerminkan kenaturalan serta klasiknya sangat cocok untuk di jadikan penghias taman Anda.




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpYb_OD6yPmg4t5G3ZUQ8NFvVKXg0DfTd7E14veujmu9YamhMYWxzluo1CtrughERFigEWzQ_PouODFMY8BLjf27KZE4X0T7kxer25EoSUXtBj4WDSV-XCUeWGJt6sxxicm7oHVLrTn60t/s1600/Pagar+Batu+Candi4.jpg

10 tanaman indoor terfavorite

Tanaman indoor atau tanaman dalam ruangan kerapkali menghadirkan kesegaran lewat warna hijau dedaunan. Sudah punya referensinya?
Bukan apa-apa. Karena memang, tidak semua tanaman mampu hidup indah dalam ruangan karena membutuhkan cahaya dan air berlebih. Berikut ini 10 tanaman dalam ruangan yang bisa Anda jadikan referensi untuk ditempatkan di dalam ruangan:

Aglaonema
Tanaman ini sempat menyandang predikat tanaman termahal. Hingga kini tanaman tersebut masih banyak digemari sebagai tanaman indoor karena tahan di dalam ruangan dengan cahaya sedikit.
Daya tariknya, keluarga keladi-keladian ini bagus ditempatkan dalam pot maupun lanskap. Warna daunnya beragam, mulai merah, pink, hijau, serta putih.

Dieffenbachia
Keluarga keladi dengan daun lebar dan corak hijau kuning ini memiliki spesies asli berwarna hijau dengan bercak putih. Tanaman ini mudah tumbuh hanya dengan menyetek batangnya. Namun, bila ingin menempatkannya di dalam ruangan, sebaiknya Anda menjauhkan tanaman in dari anak-anak, karena getahnya gatal.

Anthurium daun
Tanaman berdaun lebar ini sempat menjadi tren tanaman indoor. Daun anthurium banyak jenisnya, seperti anthurium crystallium (kuping gajah).
Anthurium dengan daun berbentuk hati ini diketahui mulai menjadi tanaman indoor sejak zaman kolonial Belanda. Syarat tumbuhnya sama dengan aglaoneme, yaitu suka media porus (pasir malang dan humus), tidak suka cahaya langsung, dan menyukai lembab.

Daun Suji
Tanaman ini memiliki bentuk batang lurus dengan daun kecil memanjang. Keluarga agavaceae ini bisa dikembang biakkan dengan setek batang. Suji dapat ditanam dalam pot atau ditanam di tanah sebagai border.

 http://citraasripratama.files.wordpress.com/2011/12/cap3705.jpg

Calathea
Beragam jenis calathea adalah tanaman favorit dalam ruangan. Beberapa di antaranya adalah calathea lutea, calathea violacea, dan lainnya. Favorit dari jenis ini adalah calathea makoyama dengan daun bergaris-garis seperti bulu merak.

Palem kuning
Tanaman indoor ini cocok karena tahan lama di dalam ruangan. Palem ini mampu tahan sampai satu minggu tanpa dikeluarkan dan sangat cocok untuk kawasan tropis dam subtropis. Uniknya, tanaman ini dapat ditanam di tempat teduh maupun di bawah sinar matahari langsung.

Walisongo
Tanaman ini terkenal dengan nama umbrella tree karena tangkai daunnya bercabang enam menyerupai payung dengan daun berwarna hijau polos atau variegata dengan ukuran lebih kecil.
Di habitat aslinya, walisongo berbentuk pohon tinggi lebih dari 5 meter. Jika ditanam di pot, tanaman ini tumbuh lebih pendek, tetapi bentuk dan ukuran daunnya tetap.

Monstera
Sama dengan anthurium daun, monstera tahan di ruangan hingga seminggu. Bila ditanam di tanah subur dan ditanam di tanah, ukuran daunnya akan melebar. Jika ditanam di dalam pot, ukuran daunnya hingga selebar telapak tangan orang dewasa.
 http://infofadhl.files.wordpress.com/2012/07/monstera_deliciosa_nn6509.jpg

Daun philo
Philodendron memiliki banyak variasi jenis. Untuk jenis yang ditanam dalam pot memiliki warna terang.
Bentuk daun philodendron ada yang bergerigi, juga berbentuk bulat. Tanaman ini juga mudah dibudidayakan.

Lidah mertua
Tanaman berdaun tebal dengan bentuk daun seperti pedang ini juga menjadi tanaman favorit indoor. Daunnya kuat dan tahan apabila tidak rutin disiram, serta di ruangan dengan pendingin udara. Tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman penyerap polutan di dalam ruangan. Nah, kira-kira mau pilih yang mana?


http://arjip.files.wordpress.com/2010/08/sansevieria.jpg